Pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata Melalui Pemanfaatan Sayur Gonda Menjadi Produk Teh Gonda Di Desa Bongan Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan, Bali

Pariwisata Bali dikenal dengan lahan pertaniannya yang begitu luas dan beraneka ragam. Begitu banyak hasil olahan dari pertanian tersebut dihasilkan dan dapat menjadi sebuah produk unggulan yang dikenal bukan hanya di Indonesia tapi Mancanegara. Sebut saja Kopi Kintamani yang salah satunya sudah menjadi ikon Kopi terkenal kelas dunia ‘Starbucks’, hasil cokelat yang juga sudah mendunia dan masih banyak contoh lainnya hasil dari pertanian dan perkebunan di Bali. Melihat keberhasilan yang ada, Kelompok Sadar Wisata Desa Bongan memiliki keinginan untuk dapat mengolah hasil pertanian mereka yaitu Sayur Gonda, dimana 90% dihasilkan dari lahan bertani Desa Bongan.

Pihak kampus Politeknik Internasional Bali bekerjasama dengan Kemenparekraf ingin mendukung terwujudnya keinginan Kelompok Sadar Wisata Desa Bongan, dimana pemanfaatan Sayur Gonda tidak terbatas pada konsumsi sebagai produk sayuran saja, tetapi juga dapat dikonsumsi dalam bentuk produk minuman kemasan, baik produk minuman jadi (siap minum) ataupun ½ jadi berupa teh seduh (teh yang perlu diseduh terlebih dahulu). Dukungan yang akan diberikan yaitu dalam bentuk pendampingan sebagai bagian dari kegiatan PkM tim Dosen Politeknik Internasional Bali.

Kegiatan PkM berupa sosialisasi akan dilaksanakan secara langsung dan tidak langsung, dimana lokasi yang dipilih yaitu Desa Bongan di Kabupaten Tabanan, Bali. Secara langsung yaitu berupa pertemuan dengan perwakilan Kelompok sadar Wisata Desa Bongan dalam hal ini Ketua Kelompoknya yaitu Bapak I Nengah Mangkir, dimana pertemuan telah disusun dalam sebuah jadwal dan akan dilaksanakan secara efektif dan efisien. Sedangkan secara tidak langsung yaitu melalui media komunikasi handphone, untuk mendukung kelancaran kegiatan yang dilakukan.

Kegiatan ini dilakukan, selain sebagai bagian dari kewajiban lembaga pendidikan untuk menjalankan Tri Dhama Perguruan Tinggi dalam hal pengabdian kepada masyarakat, juga sebagai wujud kepedulian dalam pemanfaatan hasil pertanian yang dimiliki oleh Desa Bongan yaitu Sayur Gonda. Melalui pendampingan ini diharapkan Desa Bongan dapat naik kelas dengan memiliki produk olahan sendiri yaitu Teh Gonda.

You might be interested in …

Pengabdian masyarakat kerjasama pembuatan Mural di Daya Tarik wisata Grembengan, Bongan 16 juni 2021

Berita dan Acara

PIB menggandeng Perguruan Tinggi Institut Desain & Bisnis (IDB) Bali, guna bekerjasama dalam upaya pengembanagn Desa Wisata Bongan. Dipilihnya IDB sebagai mitra kerjasama, karena PIB ingin menghias entrance air terjun Grembengan yang merupakan salah satu DTW di desa wisata Bongan. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 4 bulan dari bulan Maret-Juni 2021. Mural yang dibuat […]

Read More

Politeknik Internasional Bali Harapan II Perguruan Tinggi Terbaik dalam Pendampingan Desa Wisata 2020

Berita dan Acara

Diusia yang masih muda, Politeknik Internasional Bali menorehkan prestasi. Kerja keras PIB mendampingi desa wisata Bongan membawa PIB dinobatkan sebagai harapan II pendamping desa wisata terbaik 2020 di Hotel Raffles, Jakarta, pada 2 Desember 2020. Program pendampingan desa wisata dicanangkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. PIB memilih Desa Wisata Bongan […]

Read More

Pelatihan Bahasa Inggris bagi Pelaku Wisata di Desa Wisata Bongan

Berita dan Acara

Desa Wisata Bongan memiliki berbagai keunikan yang dapat dijadikan sebagai potensi atau daya tarik wisata baik wisatawan lokal maupun wisatawan manca Negara yaitu daya tarik alam, budaya, kuliner, dan spiritual. Beberapa keunikan atau daya tarik yang dimiliki Desa Bongan, yaitu: Situs Patih Kebo Iwa, Upacara Ngaben Tikus, Desa Bongan juga memiliki potensi wisata Burung Jalak […]

Read More